4 Tips Sederhana Membangun Komunitas Bisnis yang Kompak Lewat Google+

Tak pernah ada kata buntung tuk membangun komunitas bisnis yang kompak. Dengan membangun komunitas yang pantas dengan profesi, minat ataupun hobi, kemudian anda mempunyai kesempatan untuk menjalankan eksplorasi kepada hal-hal baru yang belum diketahui.

Kini membangun komunitas tak hanya dapat dilakukan dengan berkumpul bersama-sama anggota komunitas. Sebab anda dapat memanfaatkan sosial media menjadi sarana komunitas yang efektif. Salah satu sosial media yang cukup tepat tuk membuat interaksi bersama dengan anggota komunitas ialah software Google+.

Lalu apa saja yang dapat anda lakukan dengan mempergunakan Google+? Baca ulasan berikut.

Sharing Konten yang Diposting Orang Lain

Mulailah mengenali chief ataupun anggota komunitas. Normalnya tiap orang yang ikut andil didalam komunitas mempunyai caranya tersendiri tuk men-sharing sebuah informasi baru. Informasi yang cocok tuk dikerjakan kala membangun komunitas di Google+ ialah men-sharing konten berguna yang di posting oleh chief atau anggota komunitas lainnya. Hingga penyebaran info yang uptodate hanya berjalan dengan lancar. Tak akan ada anggota komunitas yang terlambat update tentang informasi yang di posting oleh chief komunitas.

Cara melaksanakan share di Google+ pun cukup mudah. Tinggal menentukan siapa saja yang bakal sebagai tujuan share anda, kemudian klik tombol share yang ada di bagian bawah dialog box. Kemudahan men-sharing informasi sekarang ada di genggaman tangan kita.

Fokus Terhadap Prospek yang Ingin Dicapai

Saat anda mulai aktif men-sharing bervariasi konten dan info lewat Google+, maka anda akan mendapatkan bermacam-macam respon dan dapat memahaminya. Ada chief dan anggota komunitas yang memberi respon positif, tetapi ada juga komunitas yang lebih pasif. Dari hal-hal tersebut, anda bisa mulai mengenal chief komunitas mana yang ideal untuk diajak berkolaborasi dan bekerjasama di bidang tersendiri.

Sebagai salah satu contoh, bila anda ingin memfokuskan diri terhadap penggunaan SERP di Google+, maka komunitas yang memberi respon positif kepada pengembangan prospek jelas jadi salah satu komunitas yang ideal untuk diajak bekerja sama. Fokus itu sendiri akan mengarahkan anda kepada suatu kerjasama komunitas yang yahud. Mempunyai visi dan misi yang sama akan membawa pergerakan komunitas berevolusi secara cepat.

Ciptakan Sistem Kolaborasi yang Praktis dan Interaktif

Usai menemukan komunitas yang pas tuk diajak berkolaborasi, anda dapat mulai membentuk sistem kolaborasi yang gampang dan interaktif. Kumpulkan semua anggota dari komunitas yang bakal diajak bekerja sama, contohnya tim copywriting, tim desain dan tim yang menggenggam kendali programming.

Satu dari sekian banyak cara efektif yang dapat dijalankan tuk membentuk suatu sistem kolaborasi yang tepat ialah dengan memulai kampanye di Google Plus. Disamping itu, anda juga bisa mengajak rekan-rekan anda tuk melakukan pelatihan dengan gratis.

Hal itu akan memberi pengaruh yang baik untuk perkembangan dan kemajuan kolaborasi. Selain itu, jangan lupa tuk ikut serta didalam pengujian baru yang dilaksanakan oleh rekan-rekan anda, seperti pengujian versi beta tuk sebuah proyek baru.

Mengatur Pembagian Konten Dengan Seksama

Mencermati aturan pembagian konten pun harus dilaksanakan secara seksama agar tidak ada miss-communication antara anggota didalam komunitas. Komunitas yang berkolaborasi wajib mampu mengelola sistem dokumentasi konten supaya arsip-arsip konten dapat disimpan dengan rapih.

Kemudahan mengakses dokumentasi konten bakal mempermudah komunitas didalam menjalankan proses evaluasi. So!, perhatikan tim khusus tuk melakukan dokumentasi dan pendataan aktivitas dengan rapih dan terperinci.

Leave a Reply

Your email address will not be published.