Tim nasional Jerman menerima kekalahan 0-3 kala bertandang menuju kandang Belanda di partai UEFA Nations League, Sabtu (13/10/2018). Kesebelasan Panser resmi melakoni masa paling buruk di dalam 33 musim terbaru.

Tim nasional Jerman kebobolan 3 skor nirbalas dengan Belanda via gol-gol Virgil van Dijk, Memphis Depay, serta Gini Wijnaldum di partai UEFA Nations League Liga A Grup satu di Johan Cruijff Arena, Amsterdam.

Armada Joachim Loew pantas termasuk di dalam era krisis selama 2018 sebab itu hasil negatif ke 5 mereka di dalam kalender musim itu.

Sebelum dikalahkan Belanda, tim nasional Jerman dibantai Brasil 0-1 (27/3/2018), Austria 1-2 (2/6/2018), Meksiko 0-1 (17/6/2018), serta Korea Selatan 0-2 (27/6/2018).

2 hasil negatif berjuluk terbaru datang pada Piala Dunia 2018, di mana Jerman tersungkur pada penyisihan grup.

Manuel Neuer dan kawan-kawan resmi disebut-sebut masuk masa paling buruk sebab inilah kali perdana keduanya mendapatkan 5 hasil negatif di dalam 1 musim kalender semenjak 3 dasawarsa terakhir.

Seperti dilansir penulusuran BolaSport. com melalui RSSSF, kala memanfaatkan identitas Jerman Barat, Kesebelasan Panser terakhir kali kalah sebanyak itu di dalam 1 tahun ialah di tahun 1985.

Ketika itu, Jerman bertekuk lutut di tangan Hungaria 0-1, Inggris 0-3, Meksiko 0-2, Rusia/Uni Soviet 0-1, serta Portugal 0-1.

Paris Saint-Germain unggul telak dengan skor 5-0 ketika menghadapi kesebelasan tamu Olympique Lyon pada pertandingan lanjutan Liga Prancis musim ini, di Stadion Parc de Princes, pada Senin (8/10).

Pada pertandingan tersebut pemain muda tim nasional Prancis, Kylian Mbappe, memborong 4 gol yang seluruhnya dia cetak di fase ke-2.

Juru tak-tik PSG, Thomas Tuchel, jelas sangat puas menyaksikan Mbappe membuktikan keganasannya di sektor serang di dalam pertandingan big match.

“(Melawan Lyon) dia bertugas dalam strategi di dalam skuat serta mengorbankan tenaganya buat menghantarkan barisan defensif. Dia mendapat ganjarannya dengan 4 gol serta dia bisa saja mencetak 5, 6 ataupun malahan 7! ” cetus Tuchel.

“Saya amat girang satu kali sebab dia tak kehilangan keyakinan diri, dia mengesankan. Bersama Neymar, keduanya jadi amat mematikan. ”

Di samping menyarangkan gol, Mbappe pun memberikan kontribusi di gol pembuka PSG yang dibuat Neymar via titik penalti pada menit pertama laga.

Hasil positif atas Lyon dalam laga ini menjadikan PSG makin solid pada pucuk klasemen sementara Liga Prancis bersama raihan 27 angka.