Aplikasi Facebook Messenger sebenarnya diluncurkan tuk memenuhi keperluan para user Facebook di saat kini. Keperluan tuk berkomunikasi dengan instan dan sifatnya personal dengan user Facebook yang lain menjadikan aplikasi Facebook Messenger jadi makin bermanfaat dan pas sasaran.

Munculnya aplikasi chatiingan yang terhitung baru-baru ini jelas ikut meramaikan kompetisi antara aplikasi chat. Jika banyak orang yang terasa kurang nyaman disaat memakai Facebook Messenger, ketidak nyamanan tersebut mungkin ada karena kurang pengetahuan seputar manfaat aplikasi itu.

Jika mau memakai Facebook Messenger dengan nyaman dan baik, lebih bagus anda menyimak sejumlah tips berikut:

Cara Menonaktifkan Notifikasi Facebook Messenger

Salah satu kekurangan Facebook Messenger yang tidak sedikit dikeluhkan oleh setiap usernya adalah notifikasi pesan yang sangatlah mengganggu. Sebetulnya ada cara yang mudah tuk menonaktifkan notifikasi yang mengganggu tadi. Anda dapat melakukan setting terhadap aplikasi atau setting iPhone tuk menonaktifkan notifikasi.

Tuk menonaktifkan notifikasi dari aplikasi langsung, Tinggal memilih menu setting lalu mengelola sub menu notifikasi. Kemudian jika lewat iPhone, Anda masuk ke menu setting, sub menu messenger lalu menjalankan pengaturan notifikasi.

Ada pilihan tuk mengaktifikan notifikasi sepanjang periode tertentu, mulai dari 15 menit, 8 jam hingga 24 jam. Cara itu jelas efektif saat anda mau berkonsentrasi dan menyingkirkan pemakaian Facebook Messenger tuk sesaat.

Menghapus Pesan Satu Per Satu

Lewat Facebook Messenger, anda tak harus menghapus semua isi pesan jika terasa ada isi pesan yang tidak berkenan. Cukup tekan dan tahan single message yang mau dihapus, lalu pilihan tuk menghapus pesan itu akan muncul. Begitu simpel dan menjadikan isi pesan dengan keseluruhan akan masih ada.

Pesan ini Sudah Dibaca Atau Belum, Ya?

Rasanya bingung jika mengirim pesan tetapi belum dibalas oleh penerima pesan. Tak perlu khawatir lagi, ada sejumlah tanda yang dapat anda lihat tuk tahu apa sebuah pesan telah terkirim ataupun telah dibaca :

Lingkaran biru ditengahnya terdapat warna putih memperlihatkan pesan tengah dikirim. Lingkaran biru dengan tanda centang di bagian tengah melambangkan pesan telah sukses dikirim. Lingkaran biru full dengan tanda centang berwarna putih memperlihatkan jika pesan telah sampai ke si penerima. Foto kontak teman Facebook Messenger dengan ukuran kecil melambangkan jika pesan itu telah dibaca oleh penerima

Memampang atau Menyembunyikan Lokasi

Jika anda tak mau menampilkan lokasi yang mana anda ada ketika membaca pesan di Facebook Messenger, maka anda dapat menentukan tuk menyembunyikan lokasi. Mengerjakan setting lokasi dari iPhone hanya dengan masuk ke menu setting dan sub menu messenger, kemudian mengatur on-off toggle location service.

Usai berhasil melakukan setting, anda dapat dengan gampang memampang atau menyembunyikan lokasi dengan menekan ikon arrow di bagian bawah pesan. Arrow berwarna biru memperlihatkan fitur lokasi sedang aktif sementara arrow warnanya abu-abu menunjukkan fitur lokasi telah dinon-aktifkan.

Supaya dapat melihat lokasi dari kawan chat, tekan saja pesan teman chat itu dan peta lokasi bakal timbul jika teman chat anda mengaktifkan fitur lokasi.

Menandai Teman atau Grup Facebook Tertentu

Menandai teman atau grup Facebook tersendiri bakal membuat anda jadi dapat mengaksesnya dengan cepat. Jawabannya, tinggal klik tab dan memilih sub menu pin tab yang ada di bagian kiri atas pesan. Cara tadi dapat dikerjakan dengan gampang hingga menghubungi teman atau grup Facebook dapat anda lakukan dengan praktis tiada harus mencari satu per satu kontak di Facebook Messenger.

Saat ini web sosial media merupakan sebuah media penting dan cocok sebagai media promosi usaha. Ada banyak sosial media yang terkenal di dunia maya, mulai dari Facebook, Google+, Instagram, LinkedIn, YouTube, dan yang lainnya. Seperti anda ketahui jika sosial media LinkedIn ialah sosial media yang dikhususkan tuk para penggiat usaha dan para professional. Web sosial media LinkedIn ialah sosial media yang sungguh berorientasi terhadap bisnis, terutama dipergunakan tuk membangun professional networking. Jadi, bila Anda mempunyai akun LinkedIn, ada baiknya hindari sebagian hal berikut ketika memakai sosial media LinkedIn sebab jika Anda melakukannya, maka amat berpengaruh terhadap nama baik Anda dan usaha Anda. Berikut dijabarkan tentang hal yang musti kalian hindari.

Menggunakan Nama dan Foto Tak Professional

Jangan pernah sesekali melakukan ini. Kenapa? Karena kala orang lain melihat akun Anda, tentu akan melihat nama dan foto Anda. Jika dari kedua hal itu saja Anda sudah tak terlihat professional, terlebih lagi isi profilnya. Begitulah orang lain bakal menilai akun LinkedIn Kalian.

Sosial Media LinkedIn tak seperti sosial media lainnya yang dominan bebas tuk memakai sembarang foto. Sebetulnya tak ada larangan dari LinkedIn mengenai nama dan foto. Tapi, anda harus pahami bahwa LinkedIn dibuat dan beroperasi hingga sekarang diperuntukan tuk bisnis, dimana sikap professional tersebut adalah masalah yang wajib.

Sebaiknya pakai nama asli Anda, dan memakai foto Anda yang terkesan rapih. Bila mempunyai akun halaman tuk perusahaan ataupun usaha Anda di LinkedIn, maka pakai nama perusahaan dengan benar dan pajang foto logo perusahaan.

Mengabaikan Isi Profil Anda

Usai orang lain melihat foto dan nama Anda, dan sudah terkesan professional di mata mereka, karenanya mereka akan terasa tertarik tuk menjelajahi lebih lanjut siapakah Anda. Yakni dengan melihat isi profil. Hindari mengisi profil dengan asal, terlebih lagi tak diisi sama sekali sebab hal itu bukan profil Anda di sosial media lain yang dapat disembunyikan dan orang tertentu saja yang dapat melihatnya, atau supaya identitas Anda dirahasiakan.

Isi profil LinkedIn secara data Anda yang sebetulnya, nomor telepon yang bisa dihubungi, website resmi, lokasi Anda yang benar, dan lainnya. Begitu pun dengan akun perusahaan ataupun bisnis Anda. Dengan begitu, orang bakal mendapatkan informasi yang tepat dan jelas.

Update Status yang Tidak Penting

Jangan update status yang tidaklah penting yang barangkali sering Anda kerjakan di sosial media yang lain. Hindari sharing status yang sifatnya pribadi, politik, keagamaan, dan budaya. Sebab di sosial media LinkedIn tak membahas hal itu. Mereka mengupas soal bisnis dan membuat jaringan bisnis yang makin besar.

Maka berbagilah relevant dengan themes sosial media ini. Seperti Anda sharing mengenai kegiatan bakti sosial perusahaan Anda di LinkedIn. Yang penting ialah berbagi hal-hal seperlunya, dan pantas yang berhubungan dengan bisnis, jaringan, dan sikap profesional.

Menjadi Orang yang Narsis

Pernahkah Anda ada di suatu acara yang dihadiri oleh tidak sedikit orang, dan Anda menemui seseorang yang tak bisa terhenti bicara mengenai dirinya sendiri terhadap orang lain? Banyak orang di LinkedIn yang mempromosikan dirinya sendiri dengan berlebihan dan begitu sepanjang hari. Jangan bersikap narsis seperti itu sebab dapat menjadikan orang lain terasa jengkel.

Disarankan Anda sharing hal-hal yang sifatnya positif dan ori. Sharing seperlunya, contohnya sharing tentang aktivitas baru di perusahaan, hingga jika orang lain melihatnya dapat tertarik dan bisa saja jadi partner Anda di kemudian hari. Sifat narsis di sosial media menunjukkan tanda jika anda tak professional dan hal itu dapat berdampak buruk untuk jaringan yang dibangun.

Mengabaikan Akun LinkedIn Anda

LinkedIn tak hanya tuk mencari pekerja, maupun sebagai web promosi perusahaan. LinkedIn pun ialah jaringan yang tidak terbatas antara pengguna, dimana anda dapat jadi yang terkenal dan terdepan didalam jaringan tadi.

Cobalah tuk menjadikan sebuah quote atau gambar tiap pekan yang mempunyai nilai-nilai kepribadian dan profesionalitas kerja. Monitoring juga LinkedIn Pulse sebab disana berisi tidak sedikit sumber daya tuk menolong Anda mendirikan keahlian di bidang marketing, affiliate marketing, dan menemukan pelanggan secara online. Masanya tuk mulai memperlakukan LinkedIn seperti layaknya platform yang amat kuat. Profil Anda musti terlihat profesional, dan terkesan seperti ahli.