Eks bintang Manchester United, Andrei Kanchelskis, menganggap kasus Alexis Sanchez di Old Trafford, serupa dengan kisah Fernando Torres di Chelsea.

Alexis Sanchez pindah ke United saat Januari 2018. Bintang dari Cile ini mandul di Old Trafford. Dia baru saja menyarangkan 5 goal dalam 41 laga pada seluruh turnamen.

“Alexis Sanchez berisiko menuntaskan kariernya dengan cara yang serupa Torres perbuat di Chelsea. Torres ialah bintang spektakuler di Atletico Madrid serta Liverpool. Namun ia kini dikenang karena era sulitnya di Chelsea, ” tutur Kanchelskis pada Soccerway.

“Alexis dengan pasti memperlihatkan jika ia punya kualitas untuk berlaga bersama klub-klub paling baik sejagat. Namun Man United tak cocok dengan gaya penampilannya serta ia tak sekalipun terlihat senang dengan ruang ganti semenjak datang. ”

“Saya sebelumnya menyatakan jika Ole seharusnya memberikannya peluang guna mengekspresikan dirinya menjadi pemain sayap, namun kini menyaksikan bentuknya serta seberapa terus ia dimanfaatkan, aku kira ini yang paling baik buat Man United serta Alexis apabila ia hengkang di musim panas. ”

“Saya tak dapat melihatnya gabung tim Liga Premier lainnya serta aku kira ia seharusnya balik lagi ke La Liga. Aku melihat Alexis gabung dengan tim kayak Atletico Madrid sebab sekarang terdapat beberapa soal di Real Madrid serta ia takkan balik lagi menuju Barcelona. Ia mungkin seharusnya mendapat potongan upah, namun ini buat kepentingan kariernya, ” Kanchelskis melanjutkan.

Arsenal kalah dalam lawatan mereka ke markas BATE Borisov. Bermain di Borisov Arena, Jumat (15/2), raksasa dari London itu menerima kekalahan dengan kedudukan tipis 0-1.

Untuk penjaga gawang Arsenal, Petr Cech, ia terancam gagal mewujudkan jawara Liga Europa pada akhir karier. Penjaga gawang dari Ceko itu telah mengkonfirmasikan gantung sepatu begitu kampanye musim ini usai.

The Gunners mengawali laga dengan cepat via performa kerja sama Matteo Guendouzi serta Henrikh Mkhitaryan. Nama terakhir menembak dari jarak dekat yang masih dapat diamankan penjaga gawang BATE, Deni Scherbitki.

Tapi, malah BATE yang lebih dulu membuka keunggulan via Stanislaw Drahun. Bintang dari Belarusia itu berhasil menjaringkan bola melalui free kick di akhir babak pertama.

Terpaut 1 goal, Petr Cech dkk tidak mengendurkan serangan kala laga masuk ke paruh ke 2. Alexandre Lacazette segera kembali membikin Scherbitski sibuk. 5 menit paruh ke 2 berlangsung, dia melakukan shoting keras yang tidak menemui target.

Petaka hadir buat kesebelasan tamu saat laga sudah berjalan hingga menit ke-85 kala Lacazette harus diusir keluar sebab menyikut Aleksandar Filipovic. Itu adalah pertama kalinya bintang The Gunners dikartu merah usai Laurent Koscielny pada Maret 2017.

Sampai laga berakhir, raksasa dari London itu masih tidak berhasil memburu ketertinggalan. Berkurangnya 1 pemain juga memiliki imbas pada kegarangan sektor serang anak didik Unay Emery.

Sekarang, The Gunners terancam tidak berhasil melaju ke fase berikutnya. Statistik mencatatkan, mereka tak pernah unggul dalam 6 laga paruh gugur terbaru usai menerima kekalahan pada leg perdana.